Tangerang – Dewan Pimpinan Pusat Aksi Perempuan Indonesia Kartini (DPP API Kartini) menggalang solidaritas dan berbagi sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten pada hari Minggu, 26 Juli 2020.

Bertempat di Pendopo Balai RW 9, kegiatan pembagian sembako ini dihadiri langsung oleh Bapak Rusdi Efendi selaku Lurah Kutabumi. Pembagian sembako ditujukan kepada masyarakat terdampak covid-19 yang berada di wilayah RW 9 Kelurahan Kutabumi yang terdiri dari 3 (tiga) RT, yaitu: RT 05, RT 06 dan RT 07.

“Saya selaku lurah Kutabumi menyambut gembira atas pembagian sembako yang diberikan oleh Aksi Perempuan Indonesia Kartini ini. Perlu diketahui Kelurahan Kutabumi (sering disebut Kotabumi) adalah kelurahan yang berada di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten berjumlah penduduk sekitar ‎36.000 jiwa dan berada di 9 (Sembilan) Rukun Warga (RW),” terang Rusdi Efendi dalam kata sambutannya.

Berdasarkan sebaran data covid-19 di website gugus Covid-19 Kabupaten Tangerang, kecamatan yang masuk lima besar adalah Kecamatan Kelapa Dua, Kecamatan Pasar Kemis, Kecamatan Curug, Kecamatan Pagedangan dan Kecamatan Cikupa.

“Khusus untuk Kecamatan Pasar Kemis sendiri yang menempati urutan kedua sebaran covid-19 mempunyai jumlah positif 6, PDP 40, dan ODP 53 orang. Kondisi ini cukup memprihatinkan dan perlu mendapatkan perhatian serius. Sehingga seluruh warga diharapkan bisa mengikuti anjuran untuk mematuhi protokol kesehatan seperti selalu mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker,” lanjut Rusdi.

Diena Mondong selaku Ketua Umum DPP API Kartini menyampaikan bahwa situasi pandemi covid-19 ini tak hanya menimpa bangsa Indonesia saja, tetapi juga dialami oleh banyak negara di seluruh dunia. Sehingga dampaknya sangat luas tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat tetapi juga sampai memukul sendi-sendi perekonomian masyarakat.

“API Kartini merasa bersyukur bahwa di situasi pendemi ini masih ada kepedulian dan rasa solidaritas antar warga untuk saling membantu dan bergotong-royong mengatasi dampak pandemi ini. Solidaritas dan kepedulian itu telah ditampakkan oleh ibu-ibu di wilayah ini. Sehingga, ibu-ibu dan para perempuan disini bisa menggalang bantuan baik dari para donatur maupun bantuan dari pemerintah bagi warga miskin dan kelompok rentan.” tuturnya.

Minaria Cristyn Natalia dalam keterangannya kepada API Kartini menyampaikan bahwa pembagian sembako kepada warga terdampak covid-19 di wilayahnya sudah berlangsung selama dua kali. Dimana, pembagian sembako yang pertama telah terlaksana pada bulan Mei 2020.

Indah Pratiwi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here