Pendidikan dasar ini bertujuan untuk memberi ruang bagi anggota API Kartini agar memiliki kesadaran penuh atas komitmennya untuk mencapai kemanusiaannya. Selain itu agar mereka menghargai bahwa dia perempuan dan menghargai keperempuanannya,” kata Anjany Podangsa, Ketua DPK API Kartini Yogyakarta pada, Minggu (13/5/2018).

Menurut Anjany, organisasi adalah alat bagi pemenuhan komitmen untuk mencapai tujuan kemanusiaan. Sehingga melalui pendidikan ini diharapkan para anggota dapat memahami API Kartini secara komprehensif dan mampu menyadari perbedaannya dengan organisasi perempuan lainnya. Oleh karena itu bentuk pendidikan pun berbeda.

Pendidikan Dasar kali ini bertempat di Sekretariat Bantul dan berisi 3 materi, yaitu: Pendalaman AD/ART, Situasi Daerah Gerakan Perempuan dan Situasi Nasional. Selain menanamkan pemahaman, juga untuk mentransformasi kesadaran dalam bentuk praktek.

Dokumentasi: API Kartini Yogyakarta

Pada pembahasan AD/ART maka kali ini yang disampaikan oleh Bung Dewa menjelahkan bahwa API Kartini berasaskan Pancasila yang merupakan sistem gagasan yang mencerminkan watak Indonesia.

“Pancasila bukan sekedar menghafalkan sila dan butir-butirnya melainkan praktek dalam kehidupan sehari-hari. Membaca Pancasila tidak sama dengan membaca undang-undang. Membaca Pancasila harus utuh dan sistematis. Kandungan sila dalam Pancasila adalah sosio demokrasi, sosio nasional some dan Ketuhanan yang bila disatukan terimplementasi dalam bentuk gotong royong,” tegasnya.

Tujuan tertinggi bangsa Indonesia adalah menuju masyarakat Adil dan makmur dengan menggunakan Pancasila sebagai kompas atau penunjuk arahnya. Oleh karena itu jika ingin nencapai tujuan, bangsa Indonesia harus mematuhi petunjuk arahnya. Sila kemanusiaan pada Pancasila menunjukkan watak internasional. Bahwa kemanusiaan adalah universal.

Ernawati yang memberikan materi API Kartini Diantara Gerakan Perempuan di DIY menjelaskan, “Tiap organ dan institusi memiliki tujuan dan bidang kerja yang berbeda. Bagi politisi dan akademisi pencapaian target didasarkan pada masa kerja. Sementara untuk aliansi kerjasama dilakukan pada isu tertentu. Di tingkatan basis tujuan didasarkan pada kepentingan sektor.”

Menurutnya, API Kartini dapat menampilkan diri sebagai organisasi perempuan dengan tujuan berbeda dan program kerja yang sistematis. Pada isu tertentu, DPK API Kartini dapat melakukan kerjasama dengan beberapa lembaga dan organisasi perempuan lainnya yang ada di Yogyakarta.***

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here